Pada 30 Juni, Samsung Electronics merilis Laporan Keberlanjutan edisi 2023.

Melalui laporan ini, Samsung mengungkapkan strategi dan kinerja keberlanjutannya di bidang People, Planet, dan Principle.

Laporan tersebut menyoroti kegiatan utama selama setahun terakhir, termasuk kemajuan dalam penerapan Strategi Lingkungan Baru yang diumumkan pada September 2022 dan peluncuran Prinsip Hak Asasi Manusia Global perusahaan.

Strategi Lingkungan Baru menetapkan peta jalan perusahaan untuk mencapai nol bersih di Divisi Device eXperience (DX) pada tahun 2030 dan di tingkat perusahaan termasuk Divisi Device Solutions (DS) pada tahun 2050, serta upayanya untuk berkontribusi pada aksi iklim dan ekonomi sirkular.

Pada tahun 2022, Samsung menyelesaikan transisinya ke penggunaan energi terbarukan di Vietnam, India, dan Brasil — sejalan dengan tujuan perusahaan untuk sepenuhnya beralih ke penggunaan energi terbarukan di DX dan semua lokasi operasional di luar Korea pada tahun 2027.

Selain itu, perusahaan meningkatkan jumlah resin daur ulang yang digunakan pada komponen plastiknya — sejalan dengan tujuannya untuk menggunakan resin daur ulang pada 50% komponen plastik pada tahun 2030 dan di semua komponen plastik pada tahun 2050.

Pada tahun 2022, Divisi DS Samsung memperluas instalasi Regenerative Catalytic Systems (RCS) di fasilitasnya untuk mengolah gas proses secara lebih efisien dan mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) langsung.

Selain itu, melalui upayanya untuk memulihkan air ke keadaan alaminya sebelum dibuang pada tahun 2040, Kampus Hwaseong meraih peringkat Platinum tertinggi yang dikeluarkan oleh Alliance for Water Stewardship (AWS).

Samsung terus memperluas kerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan. Perusahaan bergabung dengan inisiatif global seperti RE100, Asian Clean Energy Coalition (ACEC) dan Platform for Accelerating the Circular Economy (PACE). Samsung juga berkolaborasi dengan Patagonia untuk meluncurkan filter yang mengurangi mikroplastik yang dikeluarkan dari mesin cuci.

Laporan Keberlanjutan tahun ini menggali pendekatan perusahaan untuk menghormati hak asasi manusia dan membina bakat. Pada bulan Februari 2023, Samsung mengumumkan Prinsip Hak Asasi Manusia Global yang menyoroti komitmen perusahaan untuk menghormati hak asasi manusia sejalan dengan standar internasional, seperti Prinsip Panduan PBB tentang Bisnis dan Hak Asasi Manusia (UNGPs).

Dalam hal pengembangan bakat, perusahaan memperkenalkan inisiatif Free Agent (FA) dan Samsung Talent Exchange Program (STEP) pada tahun 2022 — memperluas peluang bagi karyawan untuk merasakan berbagai fungsi di dalam perusahaan. Samsung juga meluncurkan The University of Samsung Electronics (The Universe), platform pelatihan komprehensif yang mendukung pengembangan profesional karyawan.

Selain itu, Samsung telah memasukkan indikator terkait keberlanjutan dalam evaluasi kinerja unit organisasi dan eksekutif sejak 2021. Bergantung pada area atau fungsinya, metrik kinerja ini mencakup indikator pengurangan emisi GRK, transisi energi terbarukan, pengembangan produk hemat energi, kepatuhan, dan aksesibilitas.

Terakhir, pada Februari 2023, Samsung meluncurkan Situs Web Keberlanjutan, sebuah platform komprehensif yang menawarkan informasi mendetail tentang aktivitas terkait keberlanjutan perusahaan. Situs web mencakup berbagai topik termasuk strategi dan tujuan, upaya dan kemajuan berkelanjutan, produk yang bertanggung jawab terhadap lingkungan, kebijakan, data kinerja kuantitatif, berita dan cerita unggulan, serta pengakuan dan penghargaan.

Teks lengkap Laporan Keberlanjutan Samsung Electronics 2023 dapat diunduh di sini.

Untuk cerita lebih lanjut tentang inisiatif keberlanjutan Samsung, kunjungi di sini.